SuaraHatiku

SuaraHatiku

Musim dingin identik dengan?

1001 SwediaPosted by aku Tue, November 13, 2007 15:41:07

Ketika musim dingin tiba, saat temperatur mulai turun dibawah nol derajat celsius dan daun-daun telah rontok sejak musim gugur. Ketika tubuh tak mampu lagi menanggung terpaan angin dingin tanpa bantuan jaket. Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan meskipun musim dingin di Swedia selatan tak menjanjikan salju, hanya dingin dan gelap dan yang pasti hujan.

Karena bukan penduduk asli Swedia, jadi kadang-kadang tubuh masih suka kaget dengan dinginnya musim dingin, padahal itu belum seberapa dibandingkan mereka yang hidup di Swedia bagian utara. Yang pasti supaya bisa melalui musim dingin tanpa menjadi sakit, ada beberapa kiat yang aku ambil dari orang Swedia.
1. Tidak pernah meninggalkan rumah dengan rambut yang masih basah. Karena kita akan semakin kedinginan dan bisa-bisa terserang paru-paru basah.
2. Pakailah jaket yang tahan angin dan air, tak perlu tebal yang penting isolasinya bagus. Apabila kita kehujanan, maka secepatnya pakaian basah diganti dengan yang kering.
3. Selalu melengkapi diri dengan sarung tangan, topi dan selendang yang bisa mengurangi masuk angin. Kebanyakan panas tubuh keluar lewat kepala. Jadi tidak ada gunanya kalau pakai pakaian tebal tapi kepala kedinginan.
4. Selalu memakai pelembab bibir atau lipstik dengan bahan pelembab untuk menghindari bibir menjadi pecah-pecah. Biasanya di toko macam HM atau apotik banyak dijual pelembab bibir. Tapi kalau mau yang tradisional bisa pakai minyak goreng baru atau minyak zaitun. Bibir diolesi minyak setiap hari. Di jamin tak akan pecah-pecah.
5. Memakai pelembab kulit setiap hari, biasanya ketika musim dingin kulit menjadi kering dan akibatnya jadi gatal. Tak perlu pelembab yang mahal-mahal, produk buat bayi adalah yang paling bagus. Di toko ada minyak pelembab yang bisa dibeli.
6. Jangan terlalu sering mandi smiley. Biasanya orang Swedia hanya mandi 1 kali sehari. Keseringan mandi menyebabkan kulit menjadi kering karena lapisan lemak di kulit terkikis oleh bahan kimia di sabun mandi dan juga oleh air hangat yang kita pakai saat mandi.

Biasanya musim dingin identik dengan musim penyakit batuk dan pilek. Makanya banyak orang Swedia yang pergi ke dokter untuk dapat imunisasi untuk flu pada saat akhir musim gugur. Tapi kalau kalau tak mau imunisasi, maka harus selalu menjaga tubuh agar tidak menjadi lembab, basah dan kedinginan. Selain itu salah satu cara yang paling ampuh adalah dengan berolah-raga secara teratur. Karena biasanya orang yang staminanya turun yang gampang terserang penyakit. Olah raga juga bisa menjaga kita terhindar dari perasaan tertekan atau depresi yang datang bersama musim dingin.

Percaya atau tidak, orang bisa menjadi depresi karena kekurangan cahaya matahari. Menurut sebuah artikel di koran lokal, diagnosanya gampang saja; loyo, capek padahal banyak tidur, ngantuk, nafsu makan bertambah, tubuh menjadi lebih berat karena tubuh menyimpan banyak air, kurang kosentrasi, tak punya gairah untuk beraktivitas. Prinsipnya sama seperti binatang liar. Ketika musim dingin tiba, yang dikerjakan mereka hanyalah tidur supaya tidak banyak energi yang terbuang. Alasannnya, karena pada musim dingin susah mencari makanan. Bawaannya tidur melulu.

Untuk menghindari hal tersebut, maka orang dianjurkan untuk melakukan banyak kegiatan olah raga, minum vitamin, makan banyak sayur-sayuran dan buah-buahan, nyalakan lampu agar ruangan dirumah jadi terang-benderang. Prinsipnya, kita menipu otak kita dengan bantuan cahaya lampu. Karena cahaya dari lampu yang terang akan membuat otak kita merasa seperti kita tidak berada di musim dingin yang gelap. Orang Swedia, yang terkena serangan stress musim dingin, biasanya memperoleh perawatan di rumah sakit dimana mereka akan ditempatkan dalam sebuah ruangan terang-benderang selama beberapa jam sehari. Istilahnya terapi cahaya.

Musim dingin juga identik dengan musim penyakit perut sebangsa muntaber atau yang dalam bahasa Swedianya maginfluensa. Nah ini penyebabnya adalah virus. Virusnya bisa menyebar lewat udara dan makanan. Makanya orang dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan tubuhnya dan dapurnya.

Nah, orang Indonesia biasanya punya senjata ampuh untuk melewati musim dingin. Apalagi kalau bukan minyak kayu putih dan makanan yang pedas. Sup atau soto ayam yang berbumbu dan pedas adalah senjata untuk melawan batuk dan pilek. Bisa juga teh yang direbus dengan jahe. Enak dan hangat. Minyak kayu putih atau balsem juga bagus cuma sayangnya kalau kita pakai minyak kayu putih dan balsem di sini, maka bersiaplah menerima protes dari orang-orang di sekeliling kita karena baunya. Hmmmmmm.......bausmiley

  • Comments(1)http://kabarku.fajaru.com/#post83